Categories
Uncategorized

Zulhas Siap Jadi Mentor Gibran, RR: Kok Terjerembab Semakin Dalam Ya?




Bahkan, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan siap menjadi mentro bagi Gibran dalam mempersiapkan diri dan memenangkan kontestasi.

Kesiapan tersebut disampaikan Zulkifli usai menerima kunjungan Gibran di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (12/8).



“Kita tahu ia sedang berjuang di Solo menjadi walikota. Saya menyemangati dan mendoakannya. Saya katakan kepadanya bahwa saya akan menjadi mentor politiknya,” kata Zulkifli di akun Twitter.

Bagi tokoh ekonom senior Rizal Ramli, kesiapan dari Zulkifli adalah hal aneh. PAN yang bukan bagian pemerintah menjadi begitu getol memberikan dukungan pada putera kepala negara.

“Makin lama Zul @Official_PAN kok terjerembab semakin dalam ya?” cuit Rizal di Twitter.

“Kira-kira apa ya penjelasannya?” demian pemilik akronim RR ini.



Source link

Categories
Uncategorized

Menyanyilah Yang Kencang Jaksa PSM


Rabu, 12 Agustus 2020, 17:27 WIB

PENANGKAPAN dan penahanan Jaksa PSM oleh tim Kejaksaan Agung Selasa malam (11/8), sebelumnya pengacara Djoko Tjandara lebih dulu ditahan kepolisian, akan memunculkan babak baru dalam kasus ini.



Perlahan terungkap spektrum motif keinginan yang sama dari para pelaku. Termasuk dugaan, apa ada keterlibatan oknum pimpinan tertentu di institusinya?

Dengan logika sederhana, apa betul seorang yang tengah menuju level puncak dalam kariernya berani mempertaruhkan diri dan institusi hanya alasan kasihan? Atau yang perlu digali dari kasus ini, apakah ada mobilisasi kepentingan lain dari pihak eksternal kepada oknum penegak hukum tertentu?



Dan dari pendalaman kasus melalui penyidikan, nanti terlihat apakah masing-masing pihak akan memilih jalan selamat sendiri-sendiri atau para tersangka yang ditahan ini akan ‘nyanyi bareng’ atas peristiwa ini.

Karena diketahui posisi Jaksa PSM saat ini serbasalah. Ia ditersangkakan dan ditahan Kejaksaan, tapi bisa jadi ‘dilindungi’ dari pihak tertentu. Sebaliknya, ada lembaga penegak hukum lain yang juga berkepentingan menggali keterangan Jaksa PSM sambil memastikan nyanyian bisa sejalan dengan tuduhan yang dikenakan.

Karenanya akan lebih menarik jika Jaksa PSM berani meluruskan dan menyampaikan apa adanya. Termasuk ‘menyanyi’ yang kencang dan kuat untuk bongkar-bongkar fakta yang lebih besar dan pihak-pihak lain yang ikut mendapatkan manfaat dan keuntungan dari kasus ini.

Termasuk pihak-pihak tertentu yang berpotensi jadi ancaman bagi dirinya jika dia mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi. Karena dalam kasus ini tidak bisa main individual, jelas ini jaringan yang terorganisir dan bisa klik. Sebab mereka berada berada di jabatan dengan level pengambil kebijakan.

Jika memang nanti ada keterlibatan dalam level pimpinan di Kejaksaan Agung, harus ada jaminan ‘nyanyian’ Jaksa PSM untuk pengembangan kasus hingga tuntas.

Inilah momen bersih-bersih lembaga penegakan hukum guna peningkatan kualitas penegakan hukum ke depannya.

Maka bernyanyilah Jaksa PSM dan bongkar apa yang sebenarnya terjadi agar tidak jadi ‘bamper’ dalam kasus ini. Jangan menutupi fakta yang diketahui, karena itu akan merugikan Jaksa PSM sendiri.

Azmi Syahputra
Dosen Hukum Pidana Universitas Bung Karno



Source link

Categories
Uncategorized

Kabarhakam Bagikan Pengalaman Polri Tangani Covid-19 Kepada Akpol 2020


Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto/Net

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menjadi narasumber pada kegiatan Manajemen Talenta Polri di Hotel Mercure Jakarta, Selasa (11/8).

Dalam kesempatan ini Kabaharkam Polri memberikan materi tentang “Peran Polri dalam Pemeliharaan Sitkamtibmas di Masa Pandemik Covid-19”. Kegiatan ini diikuti 45 peserta yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2019.

Agus Andrianto menyatakan, menurut data WHO per tanggal 10 Agustus 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di dunia ada 19.426.112 kasus dan kematian sebanyak 302.169 kasus.

Sementara menurut data dari covid19.go.id per tanggal 10 Agustus 2020, jumlah kasus positif di Indonesia mencapai 125.396 kasus dengan 5.723 kasus kematian.

Untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 di Indonesia, pemerintah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di mana Polri ikut menjadi bagian.

“Jika kita berbicara tentang peran Polri, hal tersebut tidak akan terlepas dari fungsi, tujuan, peran, dan tugas pokok Polri sebagaimana yang diamanatkan pada UU 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia,” kata Agus dalam keteranganya, Rabu (12/8).

“Fungsi, tujuan, peran, dan tupok tersebutlah yang menjadi panduan atau acuan Polri untuk bertindak dan berperan di masa pandemik ini. Jangan pernah lupakan hal ini,” imbuhnya.

Selain menggelar Operasi Terpusat Kontinjensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19, yang dikepalai langsung olehnya, Polri juga melakukan berbagai upaya dalam rangka membantu masyarakat menghadapi pandemik Covid-19. Di antaranya adalah Kampung Tangguh Nusantara dan kegiatan program ketahanan pangan.

“Tujuan Kampung Tangguh adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat dan membangun semangat bersama agar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Menurut mantan Kapolda Sumut ini, pandemik Covid-19 berdampak pada masyarakat tidak hanya di bidang kesehatan, melainkan juga di bidang ekonomi, keagamaan, sosial dan budaya, serta politik.

Semua itu, tegasnya, jika tidak bisa dikelola dengan baik, maka akan berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas.

Agus Andrianto menegaskan, di sanalah peran Polri dibutuhkan agar potensi gangguan Kamtibmas tidak berkembang menjadi gangguan nyata. Seluruh anggota Polri harus bekerja ekstra keras dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

“Polri juga melakukan berbagai kegiatan dalam rangka membantu masyarakat terdampak mulai dari memberikan bantuan sosial berupa sembako, vitamin, masker, sampai dengan membangun dapur umum. Bahkan Kapolri memerintahkan agar tiap Polda menyiapkan beras sebanyak 25 ton dan untuk tiap Polres sebanyak 10 ton serta melakukan penyisiran secara langsung oleh Bhabinkamtibmas bersama Babinsa terhadap masyarakat terdampak yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah,” urainya.

Alumnus Akpol 1989 ini tak lupa mengajak para lulusan Akpol 2020 untuk bekerja maksimal dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, kerja maksimal itulah yang akan menentukan kualitas masing-masing personel Polri, yang nantinya akan menjadi pembeda antara anggota satu dengan anggota lainnya.

“Selalu belajar, berkembang, dan asah kemampuan diri agar dapat memberikan kontribusi, pengabdian, dan inovasi dalam hal memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum,” pesan Agus.



Source link

Categories
Uncategorized

Emosi Ditanya Lawan Kotak Kosong, Gibran: Jangan Tiap Hari Ngasih Narasi Negatif!




Peristiwa tersebut terjadi ketika Gibran tengah menyambangi kediaman Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (128/).

Gibran dimintai tanggapannya oleh awak media perihal adanya kabar bahwa dirinya bakal bertarung dengan kotak kosong. Wajah Gibran pun sempat memerah dan menyampaikan tanggapannya dengan nada cukup tinggi.



“Kotak kosong, temen-temen media coba ke Solo nanti kalau terbukti tidak ada kotak kosong gimana? Kan kita harus menghormati pasangan indenpenden yang sudah berjuang,” kata Gibran di lokasi.

Dia meminta media untuk tidak memberitakan dirinya bakal bertarung dengan kotak kosong dalam Pilkada 2020 ini.

Pasalnya, ada salah satu calon independen yang bakal menjadi petarung Gibran.

“Jangan tiap hari ngasih narasi negatif kotak kosong-kotak kosong, di Solo itu ada indenpenden yang sedang berjuang. Jangan diplesetkan ke sana,” tegasnya.

Anak pertama Presiden Joko Widodo ini mengaku siap melawan siapapun petarungnya nanti dalam Pilkada 2020 nanti.

“Siapapun lawannya, kami siap tempur, kita tidak anggap remeh, jadi itu. Kok cerita-cerita kotak kosong ini, tar dulu lah,” tandasnya.



Source link

Categories
Uncategorized

Terlambat Lockdown, Kontraksi Ekonomi Inggris Paling Buruk Di Antara G7




“Resesi yang disebabkan oleh pandemik virus corona telah menyebabkan penurunan PDB (produk domestik bruto) kuatal terbesar yang pernah tercatat,” ujar Wakil Ahli Statistik Kantor Statistik Nasional (ONS), Jonathan Athow pada Rabu (12/8).

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, kontraksi kuartal II yang dialami oleh Inggris sangatlah buruk. Bahkan, data dari The Guardian menunjukkan, kontraksi ekonomi Inggris untuk kuartal II paling buruk di antara negara-negara G7.



Kontraksi paling kecil dialami Jepang dengan 7,6 persen, lalu AS dengan 9,5 persen, Jerman dengan 10,1 persen, Kanada dengan 12 persen, Italia dengan 12,4 persen, Prancis dengan 13,8 persen, dan Inggris 20,4 persen.

Politisi Partai Buruh, Annaliese Dodds mencuit, ekonomi Inggris juga lebih buruk dari negara-negara Eropa lainnya. Di mana Uni Eropa secara keseluruhan mengalami penyusutan sebesar 11,9 persen pada kuartal II.

Ekonom dari Pantheon, Sam Tombs mengatakan, buruknya kontraksi yang dialami Inggris dikarenakan lambatnya penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson.

“Kegagalan pemerintah Inggris untuk mengunci lebih awal dan membasmi Covid-19 dengan cepat menjadi salah satu kesalahan kebijakan ekonomi makro terbesar di zaman modern,” ujarnya.

“Kita semua sudah membayar harga yang mahal,” sambungnya.

Inggris sendiri baru memberlakukan kuncian atau lockdown pada 23 Maret 2020. Negara-negara Eropa, seperti Jerman, Italia, dan Prancis sudah menetapkan kuncian jauh sebelum Inggris.

Saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Inggris sudah mencapai lebih dari 313 ribu dengan angka kematian mencapai 46.526.



Source link

Categories
Uncategorized

Gibran Wajib Menang Kualitatif Lewat Cara Cerdas Dan Kreatif




Pasalnya, Gibran yang berpasangan dengan kader PDIP Teguh Prakosa mendapat mayoritas partai politik seperti PDIP, Golkar, Gerindra, PAN, dan PSI, dengan total 40 kursi DPRD. Otomatis, hal ini menjadikan pasangan partai banteng itu berpotensi besar memenangkan pilkada.

Tapi di sisi yang lain, PKS yang menyatakan tidak mendukung pasangan Gibran-Teguh masih berusaha mencari lawan tanding Gibran-Teguh meskipun kemungkinannya sangat kecil.



PKS harus mencari kawan koalisi agar bisa mengusung pasangan calon mengingat syarat minimal pencalonan adalah 9 kursi, sementara PKS hanya memiliki 5 kursi DPRD di Solo.

Meskipun berpeluang besar memenangkan pemilihan kepala daerah, kemunculan Gibran di pilkada mendapat sorotan dan kritik dari masyarakat.

Sejumlah aktivis di Kota Solo menggelar aksi Aksi Kamisan ke-73 di Lingkar Gladag, Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/7) lalu dengan mengangkat isu ancaman politik dinasti. Mereka juga menganggap Gibran masih minim pengalaman politik.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusa Farchan menilai, meskipun pasangan Gibran-Teguh memiliki kans besar untuk menang, tapi pasangan ini harus mampu menghadirkan panggung politik yang sehat dan cerdas.

“Dalam spektrum yang lebih luas, saya kira publik menaruh harapan besar agar pasangan Gibran-Teguh mampu menghadirkan panggung politik yang sehat dan cerdas”, ujar Yusa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/08).

Yusa menilai, dalam kacamata demokrasi substansial, akses melimpah pada diri Gibran terhadap resources politik dan ekonomi menjadikan menang secara kuantitatif dengan selisih angka-angka statistik yang lebar tidaklah cukup.

“Gibran harus menang secara kualitatif dengan cara-cara cerdas dan kreatif melalui program-program unggulannya untuk mengembalikan bandul demokrasi lokal yang terus berayun secara ekstrim ke arah demokrasi liberal-kapitalistik” tuturnya.

Lebih lanjut, Yusa berharap, Gibran mampu menghadirkan politik sehat dengan tidak mereproduksi cara-cara politisi pada umumnya, yang terkesan berburu suara dan menggantungkan kemenangan pada praktik vote buying atau politik transaksional.

“Era pandemik Covid-19 merupakan titik rawan di mana potensi terjadinya politik transaksional melalui vote buying sangat tinggi. Tentu kita tidak mengharapkan kondisi ini karena akan merusak proses rekonsolidasi demokrasi,” demikian Yusa Farchan.



Source link

Categories
Uncategorized

Bagi Pejabat Senior Turki Macron Seperti Remaja Manja Yang Mencoba Membuktikan Diri




Macron melakukan kunjungan profil tinggi ke Beirut pada Kamis (6/8) pasca ledakan mematikan di pelabuhan Beirut yang telah menewaskan lebih dari 160 orang dan melukai sekitar 5.000 orang serta meninggalkan kota itu dalam kehancuran.

Selama perjalanan itu, ketika dikerumuni oleh orang banyak yang meminta bantuannya, Presiden Prancis tersebut menuduh negara-negara kawasan seperti Turki berusaha untuk mempromosikan kepentingan mereka di Lebanon dengan mengorbankan negara tersebut.



“Jika Prancis tidak memainkan perannya, Iran, Turki, dan Saudi akan mencampuri urusan dalam negeri Lebanon, yang kepentingan ekonomi dan geopolitiknya kemungkinan besar akan merugikan Lebanon,” kata Macron ketika itu, seperti dikutip dari MEE, Selasa (11/8).

Prancis ‘menyelamatkan’ Lebanon dari Suriah pada 1920 dan memerintahnya dari akhir Perang Dunia Pertama hingga 1943.

Macron pada Kamis berjanji untuk membuat “pakta politik baru” untuk Lebanon, dan akan kembali ke negara itu pada 1 September untuk menandai ulang tahunnya yang keseratus.

Sementara, saat mengunjungi Lebanon pada pekan lalu, Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengatakan kepada surat kabar Sabah bahwa Ankara tidak akan menentukan kebijakannya sesuai dengan keinginan Macron.

“Sebenarnya Prancis yang mencampuri politik dalam negeri Lebanon. Kita seharusnya tidak menganggap Macron terlalu serius. Dia seperti anak manja di daerah itu,” katanya seperti dikutip dari MEE.

Wakil presiden menuduh Prancis menjalankan kebijakan luar negerinya berdasarkan perspektif kolonial, menambahkan bahwa alih-alih berbuat seperti itu Turki malah beroperasi di tempat-tempat seperti Afrika untuk memberikan bantuan kemanusiaan tanpa pertimbangan ekonomi.

“Perbedaan utama antara kedua negara adalah kolonialisme,” ungkapnya.

Berbicara kepada surat kabar yang sama, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan Prancis menganggap seluruh kawasan sebagai arena persaingan.

“Pernyataan [Macron] mengingatkan pada mentalitas kolonial Prancis sebelumnya. Dia mengatakan dia akan mengunjungi [Beirut] sekali lagi untuk memeriksa pengeluaran,” kata Cavusoglu. “[Pemerintah Prancis], bahkan satu per satu, melacak perusahaan kami di Afrika. Surat kabar Prancis melaporkan perusahaan Turki di Aljazair setiap 15 hari,” katanya.

Cavusoglu mengatakan pemerintah Prancis juga mengejar negara-negara kawasan lain dan bertanya mengapa mereka memberikan kontrak kepada perusahaan Turki. “Mereka bertanya, mengapa Anda dengan Turki?” ungkap Cavusoglu.

Hubungan antara Turki dan Prancis baru-baru ini penuh ketegangan karena perselisihan regional mengenai Libya. Kedua sekutu NATO itu telah mendukung pihak-pihak yang bertikai di negara Afrika Utara itu saat mereka bentrok satu sama lain dalam berbagai masalah, termasuk peran Ankara dalam komunitas Turki-Prancis.

Oktay dan Cavusoglu mengunjungi lingkungan di Beirut yang dihuni oleh warga Lebanon yang berasal dari Turki atau Turkmenistan. Mereka disambut ratusan orang yang membawa bendera Turki layaknya orang-orang yang mengerumui ketika Macron mengunjungi negara itu.

Oktay mengatakan Turki siap membantu membangun kembali pelabuhan Beirut, dan mengatakan bahwa pelabuhan Turki siap digunakan oleh Lebanon.



Source link

Categories
Uncategorized

Paranoid Extraordinary Kehadiran KAMI


Rabu, 12 Agustus 2020, 11:25 WIB

ENTAH mewakili suara rezim penguasa atau arahan pihak tertentu si penulis dengan nama tiga suku kata, Zeng Wei Jian, penamaan khas etnis Tionghoa, menjadi kalap dengan kehadiran KAMI, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia.



Identitas ketionghoaan yang melekat pada namanya tidak serta merta mencerminkan watak atau karakter orang Tionghoa yang sejak jaman perjuangan dikenal dapat memilah mana gerakan pembelaan negara dan mana yang penghianatan.

Maka bila serangannya terhadap KAMI dengan menyebutnya sebagai upaya mendestabilisasi pemerintah adalah bukti sponsor dan jargonnya tidak lebih sebagai preman politik sewaan. Dangkal dan “out of proportional” , karena justru KAMI hadir untuk membuat pemerintahan stabil sehingga Indonesia terselamatkan.



Bagaimana mungkin ada aksi menyelamatkan negara dengan destabilitas pemerintah, justru sebaliknya dengan kondisi instabilitas diberbagai bidang kehidupan bernegara, berbangsa dan berpemerintahan yang sangat dalam menganga lebar, sebuah upaya penyelamatan perlu dilakukan.

Bergerak untuk melakukan penyelamatan walau oleh segerombolan pengangguran pun akan sangat berarti bagi rakyat ketimbang segerombolan penjilat yang merusak tatanan kehidupan bangsa dan negara.

Yang aneh adalah opini bahwa menurut Gerindra lebih strategis posisi Menhan bagi Prabowo ketimbang Wapres. Sejauh yang publik tahu, Prabowo adalah tipikal yang siap mengabdi demi bangsa dan negara. Bukan soal untung rugi atau nyaman tidak nyaman.  

Oleh karena itu, memakai tolok ukur Fahri dan Fadli yang disebut akan menerima penghargaan Bintang Maha Putra, lantas agar Prabowo dianugerahi pula Jenderal Kehormatan Bintang 4 lebih terkesan menjilat ketimbang akal sehat. Gak perlu mengganggu sang Jenderal dengan perbandingan yang tidak “apple to apple” itu.

Analisa serampangan tumpang tindih pun terkait apa yang menjadi tujuan KAMI dengan tudingan hasutan ala PKI kepada Cakrabirawa. Padahal didalam kabinet, diantara koalisi dan partai-partai itu yang justru sedang dirundung berbagai polemik yang timbul dari Istana.

Bahkan ada orsap Partai pendukung yang ngeluh “Jokowi sudah tak punya hati”, tak tanggung-tanggung disampaikan langsung ke Rizal Ramli, yang notabene mendukung KAMI.

Zeng pun naif sekali ketika menyebut hidup rakyat yang semakin susah, tapi bukan salah pemerintah. Lantas salah siapa ? Pemerintah sebagai apa terhadap kesusahan rakyatnya? Justru untuk itulah kehadiran KAMI merupakan bagian upaya aspirasi mengatasi kesengsaraan  rakyat diberbagai segmentasi.  

Kehadiran KAMI tidak akan berarti apa-apa bila rakyat saat ini hidup berkeadilan dan berkemakmuran. Dua potensi “crucial of people life”. Kehadiran pemerintah terasa lemah di hal mendasar ini. Perlu “extraordinary acting” tanpa menyerang konstitusi. KAMI sangat menyadari hal ini.

Jadi upaya diskreditkan KAMI dengan bumbu hadirnya Lieus Sungkharisma berembel Cina pula plus disebut aktor makar (karena mendukung Capres Prabowo dalam berbagai pernyataan politiknya) tentu kita dapat menilai betapa rasis dan bengisnya asumsi Zeng itu, satu sisi memuji Prabowo tapi sisi lain mencibir pendukung setianya.

Sementara hubungan Prabowo dengan Lieus pun tetap terjalin baik. Sudah sifat Prabowo tak pernah melupakan teman seperjuangan.  Politik bukan narkoba yang semakin bikin halusinasi ketagihan untuk merusak “from within”. Lieus memang aktivis, tapi bukan model penghianat.

Apapun berbagai narasi destruktif yang dirangkai untuk mengkontaminasi dan mereduksi kebangkitan semangat rakyat melalui KAMI, tidak akan menemukan frame nya.

Jangan sampai hanya karena warna gerakan moralitas KAMI ini sulit dibendung sehingga belum apa-apa sudah membuat makelar-makelar politik kekuasaan mengalami “paranoid extraordinary” yang pada akhirnya mengalami kebuntuan akal sehat dan tak punya hati lagi.


Adian Radiatus

Pemerhati sosial politik



Source link

Categories
Uncategorized

Covid-19 Tak Hentikan Latihan Gabungan Puluhan Ribu Tentara AS Dan Korea Selatan




Meski begitu, latihan gabungan tersebut akan dibatasi, di mana tidak ada mobilisasi pasukan yang berbasis di AS. Latihan hanya akan diikuti oleh tentara Korea Selatan dan Pasukan AS di Korea (USFK) dengan total puluhan ribu.

Dilaporkan Yonhap pada Rabu (12/8), jangka waktu latihan akan diperpanjang beberapa hari karena harus meminimalkan aktivitas malam. Sehingga, latihan gabungan akan berlangsung dari 16 hingga 28 Agustus.



Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengungkap, rencana latihan belum rampung. Namun latihan akan berfokus pada simulasi terkomputerisasi daripada kegiatan lapangan langsung untuk meminimalisir adanya penularan.

Saat ini, USFK memiliki 28.500 anggota. Setidaknya ada 65 kasus Covid-19 yang muncul di antara pasukan, karyawan, dan keluarga mereka sejak Juli.

Setiap tahunnya, latihan gabungan Korea Selatan dan AS selalu diawasi oleh Korea Utara dengan menyebutkan sebagai provokasi “latihan perang”.

Untuk tahun ini, latihan keduanya merupakan kesempatan untuk menilai kesiapan Korea Selatan yang akan mengambil alih kendali operasional masa perang (OPCON).

AS sendiri sepakat untuk menyerahkannya jika persyaratan telah terpenuhi dan Korea Selatan memenuhi tiga putaran uji kemampuan, yang pertama sudah dilakukan tahun lalu.



Source link

Categories
Uncategorized

Presiden Jokowi: Selain Uji Klinis Tahap III, Pemerintah Juga Kembangkan Vaksin "Merah Putih"




Vaksin dari Sinovac, China ini tengah memasuki tahap uji klinis tahap III yang dilakukan oleh tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Nantinya setelah uji klinis dilakukan dan vaksin dinyatakan siap, maka Bio Farma akan langsung memproduksi dalam jumlah banyak.

“Bio Farma akan segera memproduksi vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, apabila vaksin tersebut telah ditemukan dan telah teruji secara klinis,” kata Jokowi dalam akun Twitternya.



Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya melakukan uji klinis tahap III terhadap vaksin dari Sinovac. Melalui Lembaga Eijkman, BPPT, LIPI, dan sebagainya, sambung Jokowi, pemerintah juga mengembangkan vaksin sendiri dari isolat virus Covid-19 yang ada di Indonesia.
Mantan walikota Solo itu bahkan memasang target vaksin dari dalam negeri bisa selesai pertengahan tahun depan.

“Saya berharap vaksin “Merah Putih” tersebut bisa selesai pertengahan tahun 2021,” tutupnya.



Source link